TerraNet
← Kembali ke Pusat Pengetahuan
Panduan Jenis BencanaDiterbitkan: 2026-04-08

Banjir dan Penurunan Tanah Jakarta

Analisis gabungan risiko banjir dan penurunan tanah di ibu kota Indonesia.

Krisis Penurunan Tanah Jakarta

Jakarta menghadapi tantangan unik dari kombinasi banjir dan penurunan tanah yang cepat. Kota ini terletak di dataran rendah yang rawan banjir, dan penurunan tanah terjadi dengan kecepatan 1-15 centimeter per tahun di beberapa area, yang tercepat di dunia. Penurunan ini disebabkan oleh ekstraksi air tanah yang berlebihan untuk memenuhi kebutuhan jutaan penduduk.

Penurunan tanah membuat Jakarta semakin rentan terhadap banjir rob, khususnya saat pasang air laut tinggi. Daerah utara Jakarta, yang merupakan pusat perdagangan dan industri, semakin terancam tenggelam. Investasi dalam sistem drainase dan embankment tsunami telah dimulai, tetapi tantangan tetap besar mengingat skala masalah.

Risiko seismik menambah kompleksitas. Gempa besar dapat memicu likuifaksi tanah yang disebabkan oleh penurunan tanah sebelumnya, meningkatkan potensi kerusakan infrastruktur. Solusi jangka panjang memerlukan pendekatan terintegrasi yang menggabungkan manajemen air tanah, perencanaan tata ruang, dan adaptasi terhadap kenaikan permukaan laut akibat perubahan iklim.