Rencana darurat keluarga yang efektif hanya berfungsi ketika semua orang memahami peran dan harapan. Proses perencanaan dimulai dengan rapat keluarga.
Langkah 1: Identifikasi risiko. Apa risiko utama yang dihadapi keluarga Anda? Gempa bumi? Banjir? Kebakaran? Ini bervariasi menurut lokasi keluarga.
Langkah 2: Tentukan rute evakuasi. Identifikasi beberapa rute pelarian dari setiap lokasi dan benar-benar latihan. Pastikan anak-anak dan lansia memahami rute.
Langkah 3: Tentukan titik pertemuan. Setelah gempa bumi, kembali ke rumah mungkin sulit. Tentukan titik pertemuan pada jarak aman dari rumah, dengan semua orang mengetahui lokasi.
Langkah 4: Tentukan protokol komunikasi. Jaringan seluler mungkin turun. Tentukan beberapa metode kontak (seperti menelepon anggota keluarga di luar area).
Langkah 5: Siapkan perlengkapan penting. Buat daftar perlengkapan pertolongan pertama, obat-obatan, salinan dokumen penting, air, dan makanan yang dibutuhkan keluarga Anda.
Langkah 6: Berlatih secara teratur. Lakukan simulasi evakuasi minimal dua kali per tahun. Rencana harus ditinjau secara teratur dan diperbarui untuk memasukkan anggota keluarga baru.