Saat membeli rumah, lebih dari sekadar harga atau lokasi yang penting: risiko bencana. Evaluasi menyeluruh sebelum pembelian sangat penting.
Langkah 1: Teliti data historis. Dalam 50 tahun terakhir, berapa kali area itu banjir? Kerusakan gempa bumi? Tanah longsor? Untuk hipotek jangka panjang, riwayat ini sangat penting untuk prediksi masa depan.
Langkah 2: Periksa peta bahaya pemerintah. Gunakan portal peta bahaya kota Anda untuk memeriksa tingkat risiko gempa bumi, tsunami, banjir, dan tanah longsor.
Langkah 3: Evaluasi struktur. Kapan bangunan dibangun? Sebelum atau sesudah revisi kode bangunan utama (mis. revisi 1981 Jepang)? Bangunan lama mungkin perlu penguatan.
Langkah 4: Konfirmasikan ketersediaan asuransi. Periksa apakah asuransi banjir dan gempa bumi tersedia di area tersebut dan biaya masuk akal. Area yang tidak tersedia mungkin menunjukkan risiko tinggi.
Langkah 5: Evaluasi skenario berbeda. Jika skenario terburuk (mis. gempa bumi utama 100 tahun) terjadi, berapa banyak kerusakan yang akan dialami properti?